🐮 Penggunaan Em4 Pada Tanaman Cabe
Sebuah penelitian telah dilakukan untuk mengkaji pengaruh penggunaan konsentrasi dan waktu aplikasi EM4 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai serta interaksinya terhadap produksi cabai pada tanah Entisol. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Pola Faktorial dengan 3 kali ulangan.
Bagi para petani cabe tentu tidak asing dengan adanya penyakit yang menyerang pada tanaman cabe. Penyakit pada tanaman cabe ini disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari virus, jamur, bakteri dan sebagainya. Dan salah satu penyebab penyakit pada tanaman cabe adalah virus gemini. Tanaman cabe yang terinfeksi virus gemini ditandai dengan gejala kuning pada daunnya, yang
Kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, kesehatan manusia, tanaman dan hewan juga sangat mendukung penerapan EM4 di Indonesia. Kecepatan dan pertukaran informasi penggunaan, manfaat dan hasil penelitian EM4 dan pertanian organik melalui internet juga sangat mendukung pengembangan EM4 di Indonesia.
Cabai adalah salah satu tanaman budi daya yang tumbuh terutama di negara beriklim tropis. Tanaman cabai memiliki bunga dengan tipe kasmogami atau penyerbukan terjadi pada saat bunga mekar. Dengan demikian, penyerbukan silang pada cabai sangat mudah terjadi (Putra et al. 2016). Pendedahan suhu tinggi pada tanaman cabai dapat menyebabkan
“Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) terhadap Pemberian Pupuk Kalium dengan Beberapa Jarak Tanam”. Skripsi ini disusun sebagai syarat untuk memperoleh gelar sarjana Pertanian
pada tanaman bawang merah mampu menekan serangan jamur sampai 24.50% pada 7 hari sebelum tana m, dan tanaman tidak segera mati dan tanaman mampu memproduksi. Hasil penelitian (Nurhayati,2001).
19 Effektivitas Penggunaan EM4 Terhadap Pertumbuhan Cabai Rawit (Shalahuddin Mukti Prabowo, dkk.) tercukupi membantu terjadinya proses foto-sintesis dalam tanaman, yang menghasilkan
pada P1 (0,0000%), sedangkan persentase kandungan kalium tertinggi pada P5 (0,0032%). Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa penambahan EM4 (effective microorganisms) mampu mempengaruhi parameter yang diujikan, penambahan EM4 dapat meningkatkan Kandungan C-organik, fosfor, dan kalium
bagi tanaman (Hadisuwito, 2012), dalam (Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2008). Penggunaan mikrobia terpilih EM4 dapat mempercepat dekomposisi bahan organikdari 3 bulan menjadi 7 – 14 hari. Oleh karena itu penggunaan EM4 bertujuan untuk mempercepat proses fermentasi dalam pengomposan.
9elc2H.
penggunaan em4 pada tanaman cabe